Lestarikan Budaya, Kutim Akan Susun Manuskrip

Lestarikan Budaya, Kutim Akan Susun Manuskrip
Sejarah
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kutim, Nurullah. 

KUTAI TIMUR - Pemkab Kutim berencana akan menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dengan membuat manuskrip atau naskah sejarah daerah yang belum ada. Hal itu diakui oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Kutim, Nurullah. Kamis, (9/4/2020). 

Namun, kata dia, pihaknya harus membentuk tim terlebih dahulu untuk kepentingan penyusunan tersebut. Tim itu tidak hanya berisi budayawan saja, namun juga lintas sektoral.

Mulai seniman, budayawan, praktisi pendidikan, jurnalis, serta unsur pemerintah. Dari seluruh elemen ini harus terus melakukan koordinasi untuk menginvetarisasi kebudayaan apa saja yang ada di 18 Kecamatan.

"Manuskrip kebudayaan Kutim sudah mulai ditulis, tapi masih butuh kelengkapan data dari hasil observasi lapangan," ujarnya.

Juga, dalam menyusun manuskrip ini juga harus melibatkan masyarakat melalui para ahli, terlebih ahli sejarah. Di dalamnya akan diatur secara gamblang langkah-langkah pemajuan kebudayaan. Diantaranya, inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan, publikasi, serta pengembangan dan pemanfaatan.

Dia mengungkapkan, salah satu upaya pemajuan kebudayaan adalah dengan membuat pokok pikiran kebudayaan daerah. Pokok pikiran tersebut berisi dokumen yang memuat kondisi faktual dan permasalahan yang dihadapi daerah dalam upaya pemajuan kebudayaan beserta usulan penyelesaiannya.

"Manuskrip ini juga akan memengaruhi pengembangan budaya dan karakter daerah," tuturnya. (RS) (Adv-Kominfo)


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar