Polres Kutim Bekuk Pelaku Pencurian Handphone Sekaligus Penadahnya, Salah Satunya Residivis

Polres Kutim Bekuk Pelaku Pencurian Handphone Sekaligus Penadahnya, Salah Satunya Residivis
Peristiwa Daerah
Pelaku pencurian dan penadah (jongkok bawah) saat diamankan personil Satreskrim Polres Kutim

KUTAI TIMUR - Dua pelaku pencurian handphone berinisial AR (24) dan MI (17) yang sering beraksi di wilayah Kutim dicokok personel Satreskrim Polres Kutim, salah satu dari kedua pelaku tersebut adalah residivis kasus pencurian yang baru bebas pada bulan Desember 2019 lalu. Dalam penangkapan tersebut, pihak Satreskrim juga mengamankan salah satu pelaku penadah barang curian dari kedua pelaku yakni AN.

Dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut Kapolres Kutim, AKBP Indras Budi Purnomo, melalui Kasatreskrim, Akp Fery Samodra, menyampaikan bahwa penangkapan tersebut merupakan pengembangan penyelidikan atas laporan dari warga Jalan Margo Santoso yang menjadi korban tindak pidana pencurian pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2020 kemarin.

Ketiga pelaku tersebut, lanjut Kasatreskrim dibekuk di berbagai lokasi berbeda di Kecamatan Sangatta Selatan setelah salah satu pelaku yaitu AR yang juga merupakan residivis spesialis pelaku tindak pidana pencurian identitasnya terungkap sebagai terduga pelaku pencurian di Jalan Margo Santoso sesuai dengan penyelidikan dan juga keterangan yang dihimpun oleh personil Satreskrim di TKP.

"Tersangka diringkus dirumah masing-masing, sempat ada percobaan untuk kabur saat unit Opsnal hendak melaksanakan penangkapan kepada salah satu pelaku, namun dengan cepat dapat diatasi dan diringkus," ucap Kasatreskrim. Rabu, (20/05/2020).

Akp Fery juga menyebutkan bahwa dari penangkapan tersangka, 9 unit handphone berbagai merk dan jenis yang merupakan hasil kejahatan para pelaku juga dapat diamankan oleh personilnya, dan dari keterangan dalam penyidikan lanjutan diketahui bahwa para pelaku ini telah melakukan 14 kali pencurian.

Kasatreskrim juga menambahkan bahwa para pelaku tersebut hingga saat ini masih dalam penyidikan intensif personilnya dan dipastikan para pelaku tersebut akan dijerat dengan pasal 363 Jo 55 dengan hukuman maksimal 7 tahun dan pasal 480 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Para pelaku tengah dalam proses lidik, melihat banyaknya TKP dan sedikitnya laporan yang masuk, kami himbau bagi warga yang merasa pernah kehilangan dapat melaporkan ke Polres, dan sesuai instruksi Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo, kami akan terus berusaha menjaga keamanan dan menindak tegas para pelaku kriminal yang berani berulah di Kutim," pungkasnya.


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar